SHA Family
SHA (Secure Hash Algorithm) adalah keluarga fungsi hash kriptografis yang menghasilkan digest berukuran tetap. Keluarga ini mencakup SHA-1, SHA-2, dan SHA-3 dengan tingkat keamanan berbeda.
Dalam peta Web Security Knowledge, pemilihan anggota keluarga SHA yang tepat adalah bagian dari menghindari cryptographic failure (A04 OWASP).
Anggota keluarga
- SHA-1: digest 160-bit. Collision praktis didemonstrasikan sejak 2017 (SHAttered), sehingga tidak aman untuk signature dan integritas yang menghadapi penyerang. Masih muncul sebagai fingerprint lama (misalnya SHA-1 certificate fingerprint pada setup Android), tetapi bukan untuk keputusan keamanan baru.
- SHA-2: digest 224–512 bit (SHA-224, SHA-256, SHA-384, SHA-512). Aman untuk integritas umum dan signature per 2026. SHA-256 adalah default yang paling umum.
- SHA-3: desain berbeda berbasis Keccak, digest 224–512 bit. Alternatif modern bila diperlukan diversifikasi algoritme dari SHA-2.
Berbeda dengan MD5 yang sepenuhnya rusak, SHA-1 hanya lemah (hindari untuk hal baru) sedangkan SHA-2 dan SHA-3 masih aman.
Batas pemakaian
Fungsi hash cepat seperti SHA bukan alat penyimpanan password. Password membutuhkan fungsi yang sengaja lambat dan boros memori (scrypt, bcrypt, atau Argon2 dengan salt) agar brute force mahal. Lihat Authentication Strategies untuk penyimpanan kredensial yang benar.
Untuk signature digital, keamanan bergantung pada keseluruhan rantai: algoritme hash yang aman, kunci yang dikelola benar, dan verifikasi sertifikat. SHA-2/SHA-3 yang aman tidak memperbaiki kunci bocor atau validasi yang dilewati.