Zero-Copy - Sistem Logistik Tanpa Pindah Barang
Pengantar: Sistem Logistik yang Tidak Memindahkan Barang
Bayangkan Zero-Copy sebagai sistem logistik revolusioner di mana barang tidak perlu dipindah-pindah dari gudang ke gudang, melainkan hanya ownership atau akses yang dipindahkan. Seperti sistem digital banking di mana uang tidak benar-benar “berpindah” secara fisik, tapi hanya catatan kepemilikan yang berubah, zero-copy memungkinkan data “berpindah” tanpa actual copying di [[Memory Management]].
Zero-Copy adalah optimization technique yang menghindari unnecessary data copying operations dengan sharing memory references atau menggunakan specialized system calls. Alih-alih membuat duplicate data di memory locations yang berbeda, zero-copy memungkinkan multiple processes atau functions mengakses same data melalui shared references. Technique ini fundamental dalam [[Performance Optimization]], [[Native Performance]], dan [[Serialization]] processes untuk high-throughput systems.
Mengapa Zero-Copy Critical untuk High-Performance Systems?
- Memory Efficiency: Dramatic reduction dalam memory usage dan allocation overhead
- Performance: Eliminasi expensive copy operations yang dapat bottleneck system
- [[Latency]] Reduction: Faster data transfer tanpa copying delays
- Scalability: Memungkinkan handling larger datasets dengan same hardware resources