Ekspresi, Pernyataan, dan Blok
| Memahami struktur dasar kode Java sangat penting untuk menulis program yang efektif. Tiga komponen utama yang membentuk kerangka logika dalam bahasa pemrograman Java adalah [[Ekspresi | ekspresi]], [[Pernyataan | pernyataan]], dan [[Blok | blok]]. Artikel ini menjelaskan definisi, karakteristik, dan penggunaan masing-masing komponen tersebut berdasarkan panduan resmi dari [[Dev.java]]. |
Ekspresi
| Ekspresi adalah konstruksi yang terdiri dari [[Variabel | variabel]], [[Operator | operator]], dan pemanggilan metode yang disusun menurut sintaks bahasa pemrograman, yang kemudian dievaluasi menjadi satu nilai tunggal. |
Anda mungkin sudah sering melihat contoh ekspresi, seperti:
int cadence = 0;
anArray[0] = 100;
System.out.println("Element 1 at index 0: " + anArray[0]);
int result = 1 + 2;
if (value1 == value2)
System.out.println("value1 == value2");
Nilai Balikan (Return Value)
Tipe data dari nilai yang dikembalikan oleh ekspresi bergantung pada elemen yang digunakan dalam ekspresi tersebut.
- Ekspresi
cadence = 0mengembalikan nilaiintkarena operator penugasan mengembalikan nilai yang ditugaskan. - Ekspresi
value1 == value2mengembalikan nilaiboolean(trueataufalse). - Metode yang mengembalikan
voidtidak menghasilkan nilai dan tidak dapat digunakan sebagai bagian dari ekspresi yang membutuhkan nilai.
Ekspresi Majemuk (Compound Expressions)
Bahasa pemrograman Java memungkinkan Anda untuk menyusun ekspresi majemuk dari berbagai ekspresi yang lebih kecil selama tipe data yang dibutuhkan oleh satu bagian ekspresi sesuai dengan tipe data yang dihasilkan oleh bagian lainnya.
Contoh ekspresi majemuk:
1 * 2 * 3
Dalam contoh di atas, urutan evaluasi tidak menjadi masalah karena hasil perkalian tidak bergantung pada urutan. Namun, perhatikan ekspresi berikut:
x + y / 100
// Apakah ambigu?
Ekspresi ini tidak ambigu karena aturan preseden operator (operator precedence). Operator pembagian (/) memiliki preseden lebih tinggi daripada operator penjumlahan (+). Oleh karena itu, y / 100 dievaluasi terlebih dahulu, dan hasilnya kemudian ditambahkan ke x.
Untuk kejelasan dan menghindari kesalahan logika, disarankan menggunakan tanda kurung:
(x + y) / 100
// Tidak ambigu, penjumlahan dilakukan sebelum pembagian
Pernyataan
Jika ekspresi diibaratkan sebagai frasa, maka Pernyataan (statement) adalah kalimat lengkap dalam bahasa pemrograman. Sebuah pernyataan membentuk unit eksekusi yang lengkap.
Pernyataan diakhiri dengan titik koma (;).
Jenis-Jenis Pernyataan
- Pernyataan Ekspresi (Expression Statements)
Tidak semua ekspresi dapat menjadi pernyataan. Berikut adalah jenis ekspresi yang dapat dijadikan pernyataan dengan menambahkan titik koma:
- Ekspresi penugasan (assignment).
- Penggunaan
++atau--(pre-increment/decrement). - Pemanggilan metode.
- Ekspresi pembuatan objek.
Contoh:
// Pernyataan penugasan aValue = 8933.234; // Pernyataan increment aValue++; // Pernyataan pemanggilan metode System.out.println("Hello World!"); // Pernyataan pembuatan objek Bicycle myBike = new Bicycle(); - Pernyataan Deklarasi (Declaration Statements)
Pernyataan ini digunakan untuk mendeklarasikan variabel.
// Pernyataan deklarasi double aValue = 8933.234; - Pernyataan Kontrol Alur (Control Flow Statements) Pernyataan ini mengatur urutan eksekusi program, seperti [[Pernyataan If-Else|if-else]], loops, dan lainnya.
Blok
Blok adalah kelompok yang terdiri dari nol atau lebih pernyataan yang diapit oleh kurung kurawal seimbang ({ dan }). Blok dapat digunakan di mana saja satu pernyataan tunggal diizinkan.
Contoh Blok
Berikut adalah contoh penggunaan blok dalam pernyataan if-else:
class BlockDemo {
public static void main(String[] args) {
boolean condition = true;
if (condition) { // Awal blok 1
System.out.println("Condition is true.");
} // Akhir blok 1
else { // Awal blok 2
System.out.println("Condition is false.");
} // Akhir blok 2
}
}
Dalam contoh di atas, blok mendefinisikan cakupan (scope) eksekusi untuk kondisi if dan else. Memahami blok sangat penting untuk pengelolaan variabel dan alur logika yang kompleks.