HTML
HTML (HyperText Markup Language) adalah standard markup language dan building block paling dasar dari Web: mendefinisikan makna dan struktur konten web. Halaman ini menyintesis definisi dan panduan dari MDN plus sejarah dan markup detail dari Wikipedia.
Definisi
HTML adalah standard markup language untuk dokumen yang ditampilkan di web browser. Mendefinisikan konten dan struktur konten web. Sering dibantu CSS (penampilan/presentation) dan JavaScript (fungsi/behavior).
"Hypertext" merujuk pada links yang menghubungkan web pages, baik dalam satu website atau antar website. Dengan meng-upload konten dan me-link ke halaman lain, kamu jadi partisipan aktif World Wide Web.
Fakta teknis: extension .html/.htm, media type text/html, dikembangkan WHATWG (W3C formerly), initial release 1993, latest release Living Standard, extended dari SGML, extended ke XHTML.
Sejarah
- 1980: Tim Berners-Lee (CERN) memprototipe ENQUIRE, sistem berbagi dokumen.
- 1989: memo Internet-based hypertext system; late 1990 menulis browser dan server pertama, spesifikasi HTML.
- Late 1991: "HTML Tags", deskripsi publik pertama, 18 elemen (11 masih ada di HTML 4).
- HTML formal sebagai aplikasi SGML via IETF mid-1993.
- 1995: HTML 2.0 (RFC 1866), spesifikasi standar pertama.
- 1996-: dipelihara W3C; 2000 jadi standar internasional ISO/IEC 15445:2000.
- 2004: HTML5 dimulai di WHATWG; distandardisasi 28 Oktober 2014.
- 2019: WHATWG jadi sole publisher standar HTML dan DOM (Living Standard).
Version timeline
- HTML 2.0 (RFC 1866, Nov 1995). RFCs pendamping: file upload, tables, image maps, internationalization.
- HTML 3.2 (W3C, Jan 1997). Versi pertama murni W3C; adopsi mayoritas visual markup Netscape.
- HTML 4.0/4.01 (W3C 1997/1999). Tiga variasi Strict/Transitional/Frameset; mulai phase-out visual markup demi CSS.
- XHTML 1.0/1.1 (2000/2001). Reformulation HTML 4.01 dengan XML; XHTML 2.0 ditinggalkan 2009.
- HTML5 (28 Okt 2014 W3C Rec), 5.1 (2016), 5.2 (2017). Sekarang Living Standard di WHATWG.
Markup dan elemen
HTML markup terdiri dari tags (dan atribut), character-based data types, character references, entity references.
- Tags berpasangan
<p>...</p>untuk elemen; empty elements tanpa end tag (<br>,<img>). - Nama tag case-insensitive; konvensi lowercase.
- Start tag bisa berisi atribut (id, class, href, src).
<DOCTYPE html>memicu standards mode; tanpa deklarasi, browser revert ke quirks mode.
Contoh:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>This is a title</title>
</head>
<body>
<div>
<p>Hello world!</p>
</div>
</body>
</html>
Elemen umum: headings <h1>-<h6>, paragraphs <p>, line breaks <br>, links <a href="...">, inputs <input type="...">, comments <!-- ... -->.
Tipe markup: structural (tujuan teks), presentational (penampilan, kini via CSS), hypertext (menghubungkan dokumen).
Fitur penting
- Forms: registrasi/login, feedback, beli produk. HTML5 constraint validation memungkinkan validasi client-side tanpa JavaScript via atribut form element.
- data-* attributes: simpan data ekstra di elemen semantik.
- Microdata/microformats: metadata terstruktur untuk search engines dan aggregators.
- Responsive images: gambar adaptif untuk ukuran layar berbeda.
- Audio/video native: tanpa external software.
- Content categories: aturan konten mana yang boleh di konteks mana.
- Quirks vs standards mode: deklarasi doctype menentukan mode rendering.
Peran dalam web
HTML hanya struktur. Penampilan dikerjakan CSS, perilaku dikerjakan JavaScript. Sejak 1997 W3C mendorong CSS di atas presentational HTML. Browser merender HTML menjadi multimedia web pages; tags tidak ditampilkan, hanya dipakai menginterpretasi konten.
Lihat juga
- Web Browser: bagaimana browser merender HTML (parsing DOM, CSSOM, critical rendering path)
- HTTP: protokol yang mengirim dokumen HTML dari server ke browser
- Domain Name: nama domain yang membawa ke halaman HTML
- Web Hosting: server yang menyimpan file HTML
- DNS: menerjemahkan nama domain ke server tempat HTML berada